Saturday, November 18, 2017

Jasa Dukun Agar Burung Menang di Lapangan ? apa tanggapan anda ?

dizaman yang sudah semodern ini masih banyak orang - orang yang pergi ke Dukun untuk mencari kekayaan, namun anehnya banyak pula penghobi lovebird yang menjadikan jasa dukun sebagai pemenang agar burungnya juara. banyak orang yang justru sibuk untuk membuat burungnya juara dengan berbagai cara dengan exstra fooding dan jamu namun justru kalah dengan yang menggunakan dukun.

                                     gambar : ilustrasi
“Sudah beberapa tahun ini saya diminta mengantarkan ke orang pintar. Kemudian saya ke antar ke mbah yang saya kenal, kebetulan rumahnya juga tidak jauh dari sini. Sebenarnya orang pintar ini bukannya spesialis untuk memenangkan burung, tapi bisa membantu apa saja.Paling sering adalah diminta membantu kalau ada kehilangan, tapi sering pula datang untuk minta menyembuhkan penyakit. Ketika saya sampaikan maksudnya mau lomba burung, bagaimana caranya lah supaya bisa menang, yang bersangkutan pun tidak menolak.” ujar Mister X
Dilansir dari Omkicau.com , yang katanya ada beberapa kicau mania yang pernah menggunakan paku payung emas untuk membuat burung Murai Batu moncer dan mendapat koncer juara 1 di sebuah latberan di Jakarta.

Kata Om Rudy (Orang yang dulu pernah menggunakan susuk paku emas), paku payung yang terbuat dari emas dipasang di bagian dalam atas sangkar dengan cara dibor.

“Pemasangan dilakukan pada bagian dalam, tepatnya di atas sangkar dengan cara dibor dulu dan dimasukkan, kemudian bagian luar dilapisi dengan semacam isolasi sehingga paku itu tidak terlihat,” kata Om Rudy.

Hasilnya, sungguh mengejutkan, burung Murai Batu Om Rudy mendapat koncer juara 1 karena burung di sekitarnya diam saja atau tidak kerja sama sekali.

“Dua lapis deretan burung di sekitar Murai Batu tidak kerja. Hal itu terulang pada lomba burung berikutnya, tetapi cuma nomor dua. Nomor satunya ya Murai Saya juga hehehe,” ungkap Om Rudy.

Susuk paku emas ini juga dipasang di sangkar Cucak Ijo. Walaupun burung tersebut tidak mendapat koncer juara, tapi ada yang aneh dengan perilaku para juri.

Katanya, juri sering memantau sangkar Cucak Ijo miliknya untuk melihat siapa tahu burung Cucak Ijo Om Rudy bunyi.

“Beberapa kali para juri selalu menengok ke burung tersebut untuk memantau kalau-kalau bunyi. Sampai lomba selesai nggak bunyi-bunyi ya nggak dapat koncer, tetapi ya itu jurinya berkali-kali melihat untuk memantau burung itu,” ujar Om Rudy.

Namun dari pengakuan beberapa orang yang menggunakan dukun mereka bilang bahwa tidak semua burung dapat juara, karena burung yang memang memiliki bakat alami jauh lebih hebat dibandingkan burung kami.


Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: