Monday, June 5, 2017

Cara meloloh anak lovebird usia 1 hari Ala om Kurnia Susanto


ADONAN LOLOHAN BUAT ANAK'AN LOVEBIRD
Tujuan Formula:
- mencoba memenuhi kebutuhan nutrisi piyek LB Baik berupa vitamin & mineral- memudahkan proses penyiapan bahan lolohan ,. tidak usah lagi lender blender kang kung /jagung (kecuali nggak sibuk yoo monggoooo) Kesuskesan Hasil Lolohan tergantung pada :1.Kesehatan anak burung yg akan dilolohKalau secara genetis lemah atau kalo dah lemah bawaan ya mati jugaatawa cacat .... dari pengalaman,..ada anak anak burung ygnetas, tetapi tidak dapat tumbuh sempurna, hal ini tidaktampak,.. pada piyek diambil pada hari pertama netas.Induk burung adalah yg lebih tau mana anakan yg bakal sehat atau tidak,.Secara alami induk burung akan memilih anakan yg sehat ,..anakan ygsakit akan dibiarkan mati, hal ini nyata dengan adanya piyek yg diacuhkan/dibiarkan mati oleh induknya (hal ini tidakbisa diketahui, jika penetasan dg inkubator). Dari pengalaman,piyek spt ini, jika kita pelihara/loloh tidak menghasilkan burung ygsehat / kurus/bahkan mati. Anakan yg akan dilolohpaling baik diambil pada saat bulu jarum mulai tumbuh,...atau sekira: 14hari sejak netas kalaupun terpaksa 3 hari setelah netas bolehdiambil,..dg pertimbangan jika selama 3 hari tembolok anakan penuhterus , berarti anakan sehat,..sebaiknya anakan diambil dalam kondisitembolok penuh... Anakan yg diambil 1 hari atau padahari tetas, sangat beresiko,...dalamhal ini ke4 Faktor sukses sangatberperan secara bersamaan,....artinya kalo GAGAL , harusperiksa ulang semua faktor nya. 2.teknik ngeloloh ( wajib dikuasai cara & termasuk jadwal ngeloloh) .... Jaga kebersihanalat dan tangan ,..siapkan handuk / tissue buat lap paruhkuasai teknik loloh ( salah satu bisa) : spet/syringe atau sendokuntuk piyek sakit bisa pake pentil Untuk anakan ygdiambil karena induk tidak mau meloloh, buat adonan lolohan ditambahLarutan Penyegar Kaki tiga, perhatikan suhu & tingkatkeenceran adonan. Untuk piyek/anakan umur satu hari,perhatikan suhu & keenceran adonan + alat & cara meloloh.Kalo diduga sakit, bisa tambahkan antibiotik. 3.Komposisi pakan yg memadai (gizi, vitamin & mineral, yg cukup)..... 4.Kondisi ruang perawatan piyek yg sedang diloloh ( inkubator/brooder) harus memadai suhu & kelembabannya ( suhu kisaran 32-35C, kelembaban 70%- 85% )Daripengalaman ke 4 faktor tersebut sama sama saling terkait dalamkeberhasilan nge-loloh,formula pakan / bahan bubur hanya salahsatu faktor saja.Alat :BlenderTimbangansendok Bahan : Pokok :450gr Pelet/voor Fancy rumput laut 150 gr Maizena/tepung jagung360gr Bubur SUN ( jenis apa aja bisa) Vitamin/mineral *):15 gr Vita Chick produk Medion15 grNeoBro produk Medion15 gr Canary post produk EkaFarma *) biar gampang beli yg 10 gram ,..jadi pake 11/2 sachetProses Kerja :secaraumum adalah dg mencampur secara homogen semua campuran di atas, ingatharus homogen,..tercampur sempurna....dalam bentuk akhir tepunghalusssssA. Bahan Pokok : blenderVoor Fancy & Maizena agar campuran homogen / merata , hasilnya seperti tepung halus ( bisa diayak sebelum proses selanjutnya)B Vitamin & Bubur SUN Campurkansemua bahan tersebut dan blender supaya homogenC. Campur bahan A & B dg blender supayahomogen,..tercampur secara mertacara mencampur agarhomogen/merata :- lihat kapasitas blender yg dipake ,..berapa kekuatan mencampur secara maksimum misal optimal di 300 -500gram sekali proses pencampuran (saya pake blenderprofesional punya istri saya bisa 500 gr sekali blender).Jadi silahkan bagi rata tiap bahan sesuai kekuatan blendernya....:) misal kekuatan blender cuma 300 gram sekali prosesx,..makaa. Timbang bahan A = 150 gram Bahan A (Maizena + Voor)= 600 gr dibagi 4 = 150 gram b. Timbang bahan B =102 gram Bahan B ( SUN + Vitamin ) = 405 gram dibagi 4=101.25 gram dibulatkan jadi 100 atau 102gram Tergantungtimbangan yg dipake ....Campurkan 150 gr bahan A dan 102gram bahan B ,..blender sampai halus & homogen carablender ,..tuangkan bersama sama kebua bahan kedalam blender sedikitsedikit .... akan diperoleh tepung yg homogen & halusUlangisampai semua bahan selesai di blender & tercampur homogen.....Hasilakhir akan berupa tepung sebanyak 1005 gram atau kurang lebih SATUKILOGRAM tepung siap pakai,...UNTUK ITU SILAHKAN BIKIN BERSAMASAMA diproses DALAM GROUP atau per KORWIL KLIl misalnyaatau perkelompok 5 peternak , supaya tidak mubazirkalo kebanyakan ....:)SELESAI TAHAP PEMBUATANTEPUNG HF,...Silahkan dikemas, dibungkus dalam plastik 100 gram misalnyadansimpan ditempat kering(di kulkas juga boleh yg penting kedap air)bisadi seal kedap udara..dalam kemasan plastik kecil,...pake sesuaikebutuhan ... (INGAT : Vitamin & mineral akan rusak jikadisimpan diudara terbuka/basah,..hal yg sama juga terjadi denganproduk buatan pabrikan manapun ) CARA PEMAKAIAN :buatadonan lolohan:ambil sesuai kebutuhan ( sejumlah anakan yg akandiloloh, makin muda piyek makin sedikit)Siapkan air hangatmaksimum 40C , atau hangat hangat kukucampurkan tepung formula dgair hangat dan aduk rata(untuk anakan 1-3 hari harus encer,lebih umurLB lebih tua disesuaikan dg kemampuan anakan LB melahap adonanbubur)
Tips :- hati hati untuk anakan 1-hari ,..resiko
tersedak,..gunakan spuit/syringe 1 ml -lepas umur satuminggu bisa ditambahkan +/- satu tetes minyak kelapa (kletik) untuk 3ekor piyek sekali tiap 2 hari -Untuk jumlah anakan ygbanyak bisa gunakan spuit yg lebih besar , 3 - 5 - 10 ml.Carangeloloh piyek kecil : lihat video yg saya buatInkubator/broodersederhana : bisa dilihat dalam album foto yg saya buat ttg inkubator OKini dulu catatan Resep saya,..TIDAK ADA YG DIRAHASIAKAN ,..SUDAH 3XSAYA APLIKASIKAN (12+ 16 + 7 anakan klep & non klep,... mati 2sebelum tumbuh bulu krn tembolok tidak berkembang, 1 mati saat belajarmakan dg paruh atas lenyap ?@#$%)Bahan ini sudahmengandung antibiotik ( lihat kemasan VitaChick)
BAGI
ANDA YG MENERIMA RESEP INI,.. Mohon IKLASLAH BERBAGI,..
JANGAN
TAKUT REJEKI TELAH DIATUR OLEH YANG MAHA ESA.
INI
SALAH SATU WARISAN SAYA SEBELUM SAYA BERPULANG.
"Try to
Inspire before I'm Expired !"
Salam INDONESIA TERSENYUM !
Kurnia
Sutanto
- sang kelana kehidupan - manusia di batas budaya-
ditulis oleh :  om Kurnia sutanto
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: