Wednesday, May 10, 2017

Cara Meloloh Lovebird Usia 2 Hari yang Benar (Tidak Mati)

meloloh anak lovebird usia 0 hari, banyak sekali peternak atau orang yang coba menernakan anakan lovebirdnya namun gagal karena anakan di bantai oleh induknya sendiri, hal ini karena sifat induk yang agresif dan anda yang terlalu sering menengok kandang menjadikan peluang lovebird menjadi agresif dan membunuh anaknya, maka cara satu - satunya adalah dengan meloloh anakannnya sendiri.

Apa yang harus disiapkan ?

1.suntikan dengan ujung di potong lancip

2. bisa dengan botoh cuka yang ujungnya di lancipkan
3.bubur lolohan

4.ruangan inkubator dengan penerangan lampu kuning

Bagaimana metodenya ?

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam metode handfeeding ini, yaitu:

1. Handfeeding menggunakan sendok.

2. Handfeeding menggunakan spet dengan karet angin.

3. Handfeeding menggunakan spet tanpa karet angin.

Anakan lovebird bisa menjalani metode handfeeding pada umur 0 hari. Tetapi cara ini dianjurkan untuk breeder yang sudah berpengalaman. Jika masih pemula, sebaiknya melakukan metode ini saat anakan berumur 14 hari (2 minggu). Saluran pencernaan anakan lovebird umur 0 hari terlalu kecil dan lembut, sehingga tidak mudah untuk melolohnya jika belum terbiasa.

Perlengkapan

sendok plastik dan spet untuk meloloh atau handfeeding burung
Sendok dan spet
1. Kotak Inkubator

Syarat utama untuk menjalankan handfeeding adalah sudah memiliki kotak inkubator, sebagai tempat pemeliharan anakan lovebird. Inkubator bisa dibuat dari bahan apa saja, yang penting tidak ada bagian tajam, tidak berbau tajam, ada bagian yang bisa menyerap air (atau di dalam inkubator bisa diberi arang atau silica gel). Anda bisa memelihara 1-3 ekor anakan dari induk yang sama, atau lebih dari 3 ekor anakan dari beberapa induk (umur saat menetas diusahakan tidak terpaut jauh, jangan lebih dari 1 minggu).

Kotak inkubator dilengkapi dengan lampu pijar 5 watt yang berfungsi sebagai penghangat, atau pengganti suhu tubuh induknya. Adapun kelembaban inkubator diusahakan sekitar 60-70%. Inkubator diletakkan agak jauh dari induknya.

2. Spet atau Sendok

Anda bisa memilih spet (spuit) atau sendok sebagai media penghantar makanan ke paruh anakan lovebird.



Makanan yang biasa digunakan pada umur 0 sampai 7 hari adalah encer dengan air hangat berikan ketika buburnya sudah dingin , 1-2 minggu adalah bubur susu bayi. Campurkan bubur susu dengan air matang hangat-hangat kuku, sehingga terbentuk cairan yang agak encer. Setelah berumur 3-4 minggu, cairan bisa dibuat sedikit lebih kental.

Pada umur 3-4 minggu, Anda juga bisa menambahkan bakan makanan lain seperti kangkung dan jagung yang diblender dan dicampurkan dengan bubur susu bayi. Pada umur 4 minggu, bisa ditambahkan pula sayuran, buah-buahan dan millet.

Suhu Makanan

Suhu makanan diusahakan berkisar antara 38 – 40 oC. Jika terlalu panas, anakan lovebird cenderung malas menerima makanan. Bahkan, dalam beberapa kasus, tembolok anakan seperti “terbakar” karena dinding tembolok yang masih sangat halus. Makanan yang terlalu dingin juga membuat selera makan burung berkurang, bahkan enggan mengkonsumsinya (pada handfeeding menggunakan sendok).

Frekuensi Pemberian

Jika handfeeding dilaksanakaan saat anakan lovebird berumur 1 minggu, pemberian makanan bisa dilakukan setiap dua jam sekali, dalam rentang waktu pukul 06.00 – 20.00 atau 07.00 – 21.00. Jika usianya sudah mencapai 2 minggu, frekuensi pemberian makanan bisa dikurangi menjadi 3 jam sekali. Demikian seterusnya, sehingga pada umur 4 minggu, pemberian makanan bisa dilakukan setiap 5 jam sekali.

Patokan utama dalam memberikan makanan adalah meraba kondisi temboloknya. Jika tembolok terasa kosong, itulah saatnya memberi makanan. Di sinilah diperlukan ketelatenan, termasuk memeriksa kondisi tembolok anakan lovebird yang diasuhnya.

Resiko Terbesarnya  ?

  1. Mati
  2. Tembolok kembung
  3. Menyesal :v'


                                       berikut videonya


                                           
trimakasih smoga informasinya bermanfaat

Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: