Tuesday, December 13, 2016

Cara perawatan agar lovebird mngekek panjang dalam 2 minggu

lovebird sampai saat ini masih menjadi raja dari naik daunnya burung di indonesia di tahun 2016 lovebird banyak kontes dan orang mulai tertarik untuk memeliharanya namun masalah timbul ketika banyak orang yang berharap lovebird menjadi juara namun sayang tidak sesuai yang diharapkan

Tidak bisa dimungkiri, banyak pengemar lovebird yang menyukai burungnya bersuara ngekek panjang. Yang dimaksud ngekek adalah suara asli dari lovebird yang terdengar seperti tembakan dengan nada dan irama cepat. Tidak sedikit pula yang berharap agar suara ngekeknya panjang sekali, sampai sekitar satu menitan. Sebagian dari lovebird mania kemudian melatih dan memaster momongannya agar suaranya bisa ngekek panjang. Bagaimana cara melatihnya?

Lovebird

Sebelum masuk ke inti permasalahan, saya perlu jelaskan dulu kondisi objektif di arena lomba atau latber, terutama di kelas lovebird. Sebenarnya penilaian lebih akan diberikan para juri untuk burung yang memiliki variasi lagu, sering berkicau (kerja maksimal), dan suaranya panjang. Jadi kriteria lovebird yang bagus adalah ngekeknya tidak terlalu panjang, tetapi sering dibawakan (gacor), dengan lagu yang memiliki variasi.

Hasil gambar untuk lovebird ngekek nyeklek




Misalnya, seekor lovebird memiliki suara ngekek selama 1 menit di arena lomba, maka dia akan lebih banyak ngetem (diam). Akibatnya, frekuensi berkicau pun menjadi tidak sering (lambat keluar) sehingga jarang masuk nominasi juara. Sebaliknya, burung dengan suara ngekek yang cenderung tidak panjang (misalnya sekitar 30 detik), tetapi lebih sering bersuara atau rajin bunyi, biasanya lebih mendapat perhatian juri dan bisa masuk dalam nominasi juara.

Karena itu, orientasi perlu diubah dengan mengharapkan agar lovebird memiliki suara ngekek, panjang, dan gacor. Panjang di sini bersifat relatif, tetapi saya menganggap 30 detik adalah panjang yang ideal sehingga memungkinkan burung tetap bisa mengeluarkan suara dengan frekuensi tinggi.
Dua faktor yang mempengaruhi

Pelatihan dan pemasteran memang dapat membantu lovebird untuk mencapai performa suara seperti yang diinginkan. Tetapi harus disadari, ini bukan perkara mudah, karena melibatkan dua faktor yang berkaitan. Di dalam ilmu perunggasan, termasuk burung, selalu ada dua faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor genetik (keturunan) dan faktor lingkungan. Bahkan ada satu faktor lagi, yaitu interaksi antara genetik dan lingkungan, tetapi tidak memungkinkan dibahas di sini.

Untuk melihat faktor genetik secara utuh, awam seperti kita sulit untuk melakukannya, karena harus memiliki perlengkapan sebagaimana dimiliki para peneliti (misalnya uji DNA, RNA, dan sebagainya. Kita hanya bisa melihat faktor genetik seekor burung dari penampilan luarnya, atau fenotipnya, seperti warna bulu, kualitas suara, dan sejenisnya.

Memprediksi kualitas genetik dari anakan lovebird, misalnya, hanya bisa dilakukan jika kita membelinya dari penangkaran. Setidaknya, kita bisa melihat performa kedua induknya saat di penangkaran, terutama performa suaranya. Meski tidak akurat 100%, karena hanya mengandalkan sifat fenotip, bukan genotip yang harus melalui uji DNA, setidaknya prediksi tersebut tidak terlalu ngawur, atau masih punya landasan ilmiah.

Adapun faktor lingkungan mencakup aspek perkandangan, manajemen kesehatan, manajemen pakan, suhu atau cuaca, hingga perawatan (termasuk latihan dan pemasteran). Menurut pengalaman para kicaumania senior, faktor genetik hanya berperan sekitar 30% terhadap performa burung. Selebihnya ditentukan faktor lingkungan, terutama pakan berkualitas dan pola perawatan.

Pakan berkualitas dan pola perawatan yang baik akan memberikan dampak lebih dahsyat jika diterapkan pada lovebird sejak anakan, atau setidaknya masih muda (1-3 bulan). Itu sebabnya, latihan dan pemasteran lovebird pun menjadi lebih joss jika dilakukan pada usia dini, karena akan terekam lebih kuat dalam memori burung.

Hasil gambar untuk lovebird ngekek nyeklek



Dalam hal ini, Anda dapat melakukan pemasteran terhadap lovebird muda, dengan menempelkan sangkar di dekat burung masteran yang mempunyai suara dengan speed rapat (misalnya cucak jenggot, cililin atau serindit). Bisa juga menggunakan CD masteran, atau mp3 player berisi rekaman suara burung-burung yang memiliki tipikal suara dengan speed rapat tersebut. Lakukan secara rutin, setiap hari.
Perdebatan soal kandang umbaran

Sebagian kicaumania memberikan latihan untuk penguatan otot sayap dan dada lovebird, sehingga suara  bisa lebih panjang dan tidak mudah lelah, dengan cara menyediakan kandang umbaran (aviary). Lovebird dimasukkan ke kandang aviary dua kali seminggu.

Namun teknik kandang umbaran, bagi sebagian kicaumania, dianggap tidak efektif terutama jika kita tidak punya lahan luas. Selain itu, dikhawatirkan burung yang terlalu kelelahan malah akan gembos, baik di rumah atau di arena lomba.

Kedua pendapat itu sama-sama disertai dengan bukti bahwa cara mereka bisa mengantar lovebirdnya jadi juara. Kalau mau berpikir jernih, berarti kandang umbaran tidak berpengaruh signifikan terhadap performa burung. Sebab banyak LB juara yang tanpa kandang umbaran.

Kalau mau berpikir praktis, apabila tanpa umbaran pun lovebird bisa juara, mengapa harus bersusah-payah membuat kandang umbaran yang kita sendiri belum tentu memiliki lahan? Tetapi semuanya terserah Anda, mau menggunakan umbaran atau tidak.


Saya sendiri menganggap pemberian pakan dan multivitamin berkualitas, disertai dengan perawatan wajib lainnya seperti mandi dan jemur, sebagai kunci yang tak bisa ditinggalkan jika ingin mengharapkan burung bisa gacor, daya tahan tubuh kuat, dan mentalnya tidak mudah drop.

Jagung muda, misalnya, terbukti kerap mengantar sejumlah lovebird menjuarai lomba atau latber, seperti pernah ditulis dalam artikel di sini. Pemberian multivitamin yang mampu merangsang pembentukan hormon testosteron, seperti TestoBirdBooster, juga bisa membuat lovebird gacor, daya tahan prima, dan mental tidak mudah anjlok. Sedangkan untuk perawatan wajib seperti mandi, jemur, dan sebagainya bisa dilihat kembali dalam artikel Perawatan Lovebird.

Jika semua tips di atas bisa dilakukan sejak dini, niscaya lovebird sudah bisa diandalkan ketika mencapai usia dewasa kelamin. Si burung pencinta akan memiliki performa suara seperti yang diinginkan: ngekek panjang dan gacor. Berikut beberapa suara dari burung lovebird yang memiliki suara ngekek panjang dan gacor.


Formula Jitu Setting Lovebird Gacor dan Ngekek Panjang

Semua orang memiliki cara masing-masing untuk buat lovebird gacoan nya gacor dan ngekek panjang, mulai dari terapi harian, pakan sampai bawaan genetis dari induknya. Ya itu memang benar oleh karena itu saya punya sedikit formula sendiri yang mau dibagikan kepada anda semua berdasarkan pengalaman saya dan beberapa rekan yang sudah mencobanya, anda bisa ikuti semua langkah atau hanya mengabil beberapa hal yang menurut anda bagus untuk di aplikasikan kepada lovebird jagoan anda.
Settingan Dini Agar Lovebird Gacor Dan Ngekek Panjang
1. Umur
Menurut saya ini adalah hal utama yang perlu diperhatikan, mulai ajar piyik lovebird belajar mengenal bunyi yang kita inginkan bahkan sejak mereka masih didalam glodok sekitar umur 1 minggu sampai 1 bulan. Jadi download suara lovebird dahulu sebagai masteran lalu pendengarkan suara masteran tidak jauh dari gelodok mereka dengan volume yang tidak perlu keras, pastikan suaranya jangan terlalu banyak variasi karena akan membingungkan mereka dan mainkan audio ini pagi dan sore hari dan biarkan malam mereka beristirahat.

Proses pemasteran sejak dini




Hal yang berbeda lagi menurut teman saya pak herman dari magelang yang mempunyai jam ideal dia berkata kalo lovebird kecil akan lebih mengingat apa yang didengar pada saat jam istirahatnya yaitu pada malam hari seperti halnya manusia saat didongengkan saat malam hari, tetapi ingat setiap orang mempunyai trik yang berbeda tergantung anda menilainya saja.

Jika lovebird sudah bertumbuh remaja dan sudah bisa keluar dari gelodok sekitar 1,5 bulan dan seterusnya barulah kita mainkan audio yang sedikit bervariasi anda dapat memaster suara lovebird yang panjang, cililin atau serindit yang memiliki kecepatan rapat dalam suaranya ini akan melatih anakan lovebird agar terbiasa untuk dengan suara panjang. ( download audio 3 lovebird juara nasional tahun 2014 )

Pastikan lovebird yang akan dikontes berumul 6 bulan keatas, tetapi setiap jawara memiliki setingan sendiri ada yang sangat muda sudah memiliki bakat lalu di lombakan.

2. Pakan
Pakan adalah faktor ke 2 yang paling central dalam membangun lovebird agar sering bunyi, lalu pakan apa yang diperlukan lovebird? pada umurnya masih piyik jika mereka tidak mendapat asupan dari indukanya anda dapat meraciknya sendiri dengan sereal dan pelet yang telah di encerkan dengan air hangat. ( baca lengkapnya : cara manual melolohkan anakan lovebird )

Setelah mereka remaja inilah saat mereka harus mendapatkan pakan yang berkualitas, kangkung dan milet putih adalah makanan primadona karena mudah didapatkan tetapi terlalu banyak makan milet akan membuat lovebird gemuk dan malas bunyi jadi komposisikan dengan biji kuaci, oat seeds dan flax seeds. ( penting hindari lovebird kegemukan ), Ingin praktis komposisi lengkap dengan biji pilihan terbaik dikemas dalam produk Benelux Primus untuk lovebird yang di import lansung dari belgia, untuk lebih jelas tentang benelux primus kunjungi link disini



Sebagai EF ( extra fooding ) Berikan mereka kuning telur rebus yang telah di cacah atau praktisnya berikan mereka eggs food dalam kemasan dan tidak lupa jagung muda.

Hasil gambar untuk sayuran untuk lovebird


Telor rebus yang dicacah

Berikan mereka yang terbaik dengan kualitas terbaik juga bukan bijian standard walaupun beberapa diantaranya memang agak mahal di jual dipasaran.

3. Perawatan

Mandi - Mandikan lovebird setiap hari pada pagi hari sampai basah kuyup menggunakan semprotan ini adalah terapi yang akan membuat lovebird bernapas panjang.

Penjemuran - Penjemuran dilakaukan setelah lovebird basah kuyup dengan durasi waktu penjemuran saat pagi dilakukan agak lama dari biasanya, satu setengah jam misalnya.

Trek - Sering-sering lah trek lovebird gacoan dengan lovebird lain yang mempunyai kemampuan yang sama ini akan meningkatkan mental saat lovebird berada di lapangan.

Tubuh - Jaga tubuh lovebird tetap langsing dengan pemilihan pakan yang tepat seperti diatas, karena dengan badan gemuk akan membuat lovebird malas beraktifitas dan berkicau.

Umbaran - Jika kita menempatkan mereka di umbaran ini akan membuat mereka lebih sering beraktifitas melatih nafas mereka agar panjang dan membakar kalori mereka, ini dilakukan untuk mendapatkan tarikan yang panjang pada nafas lovebird.

Pemasteran - Waktu yang tepat untuk pemasteran 06.00 - 08.00 lanjutkan 11.00 - 12.00  lanjutkan 16.00 - 17.30.


4. Pemilihan berdasarkan genetik dan postur

Kita semua sudah tau kalo faktor genetika adalah faktor pendukung yang sangat penting dimana sang jawara akan mewarisi kemampuan mereka kepada anaknya, pada saat menetas si piyik pun sudah terbiasa dengan suara sang induk jadi jelas sewaktu dewasa mereka akan meniru suara induk mereka.
Ini mengapa anakan lovebird dari induk yang juara diburu semua orang.

Pemilihan postur juga bisa dilakukan rumornya lovebird dengan spesifikasi dibawah adalah bakalan lovebird yang bisa dibentuk suaranya.

- mempunyai kepala bulat
- kaki panjang
- badan tegap bidang saat berkicau.
- mempunyai sayap yang bersilah kanan dan kiri.

Demikianlah artikel yang berdasarkan dari pengalaman saya dan rekan, kesimpulanya lakukan pemasteran sedini mungkin saat lovebird masih piyik ini akan memudahkan kita untuk membentuk tipe suara dari lovebird. Tidak perlu semua metode dilakukan sama persis lakukan penilaian ada pada anda saat melakukan pelatihan.
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: