Friday, October 28, 2016

lovebird terlalu jinak susah di ternak ? benarkah ?

menengok breeder burung di spanyol dan prancis, berbeda dengan kita disana mereka lebih suka memelihara jenis agorponis muka salem atau non klep entah apa namun katanya karna postur yang besar dan menggemaskan mereka jadi suka.



ada satu hal yang unik di salah satu pemilik presmidiamor dia menernak lovebird tapi sangat jinak sekali bahkan ketika di panen anaknya si indukan tidak merasa takut malah terbang di hinggap di tangan wanita asal prancis itu,

entah apa yang membuatnya begitu berani namun perkiraan saya itu karna dia merawat dengan sepenuh hati dan tulus serta di pelihara sejak kecil makanya dia jinak.

Tips seleksi calon induk
Karena tujuan penangkaran ini untuk menghasilkan lovebird ngekek panjang, maka seleksi terhadap calon induk pun dilakukan secara ketat.
Pertama, calon induk tidak memiliki cacat tubuh, baik pada mata, kaki, sayap, dan sebagainya. Selain itu, burung dalam kondisi sehat, prima, alias fit, agar bisa menjalankan tugas reproduksinya dengan baik.
Kedua calon induk juga harus mencapai umur dewasa kelamin, karena inilah syarat utama terjadinya pembuahan, di mana induk jantan sudah menghasilkan sel sperma (spermatozoa) dan induk betina sudah menghasilkan sel telur (ovum).
Seleksi berikutnya mencakup materi suara. Dalam hal ini, kedua induk harus memiliki suara ngekek panjang dengan durasi tertentu. Dicek pula tebal dan tipis suara, serta intonasi lagu yang dibawakan (naik-turunnya  lagu), dan sebagainya.


jadi argumen bila lovebird terlalu jinak tidak dapat di ternakan adalah salah 100% karna buktinya mereka di video di bawah ini mampu beranak pinak.
simak videonya disini

https://www.youtube.com/watch?v=9YlVmSdFICo


Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: