Monday, October 24, 2016

Masalah telur ayam gagal atau tidak menetas kerap dihadapi oleh para peternak ayam khususnya peternak pemula. Sebenarnya problem ini tidak hanya ditemui pada ternak ayam tetapi juga ternak unggas lainnya.






Penting bagi peternak ayam untuk mengetahui mengapa telur tidak menetas. Mari kita telusur penyebab kegagalan penetasan telur ayam agar produktifitas ternak ayam anda tetap optimal.
Secara umum ada dua penyebab mengapa telur ayam tidak menetas, yakni :
  1. Telur Infertil atau telur tidak subur
  2. Telur Fertil namun embrio ayam mati sebelum menetas

Telur Ayam Infertil

Telur Infertil adalah telur yang tidak mengandung sel benih. Sel benih inilah yang ketika dierami atau ditetaskan akan berkembang menjadi embrio dan pada akhirnya menjadi anak ayam.
Karena tidak mengandung sel benih maka telur tidak akan menetas sudah dierami oleh induk atau ditetaskan menggunakan mesin tetas. Apabila dipecah, telur yang infertil yang telah dierami ini biasanya tidak akan berbau busuk karena memang tidak mengandung embrio di dalamnya.
Ada beberapa penyebab mengapa ayam menghasilkan telur yang infertil diantaranya : induk ayam betina tidak dikawini oleh pejantan, terjadi perkawinan namun sperma gagal melakukan pembuahan, induk kekurangan nutrisi dan masalah genetik dari induk ayam itu sendiri.

Telur Fertil

Kebalikan dari telur infertil adalah telur fertil yakni telur yang mengandung sel benih. Sel benih inilah yang ketika dierami oleh indukan atau ditetaskan menggunakan mesin tetas akan berkembang menjadi sel benih dan pada akhirnya menetas menjadi anak ayam.
Meski memiliki peluang besar untuk menetas, namun ada kondisi dimana telur fertil terkadang tidak menetas. Telur fertil ini gagal menetas karena embrio mati di dalam telur.
Penyebab embrio mati ini ada sejumlah kemungkinan diantaranya :

Lingkungan Tidak Ideal

Suhu dan kelembaban merupakan faktor penting bagi proses penetasan telur ayam. Suhu ideal untuk penetasan telur adalah kisaran 36-39 derajat celcius. Sedangkan kelembaban ideal untuk penetasan ayam berkisar 50 % – 65 %.
Namun demikian ada kalanya kondisi ideal ini tidak tercapai.  Penyebabnya bisa karena kesalahan menggunakan mesin tetas bagi yang menggunakan mesin tetas.
Atau mungkin untuk penetasan alami, induk betina yang mengeram sering meninggalkan kandang karena tempat mengeram kurang nyaman akibat banyak kutu dan sebagainya.

Induk Ayam Kurang Asupan Nutrisi

Induk ayam yang kekurangan asupan nutrisi akan menghasilkan embrio dengan daya hidup yang rendah. Akibatnya embrio ayam tersebut mudah mati sebelum telur meneta
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: