Tuesday, July 26, 2016

KAMPUNG JALAK SUREN KLATEN

KAMPUNG BURUNG JALAK SUREN KLATEN,Pernahkah anda kesasar ke Kota Klaten Jawa Tengah ? Kalau belum pernah kesasar ke kota ini, cobalah sempatkan diri anda untuk menyasar ke kota kecil yang eksotik ini. Rute sasarnya gampang kok. Tinggal pilih anda dari Kota Jogja atau Kota Solo. Anda lewat bandara Adi Sumarmo Solo atau dari Bandara Adi Sucipto Jogjakarta. Jika anda dari Jogjakarta maka rute sasar anda ada dua alternatif. Anda bisa naik bus atau pilih naik kereta api. Kalau naik bus anda bisa naik dari Terminal Giwangan Jogjakarta menuju arah Solo. Sekitar tiga puluh menit perjalanan anda akan sampai di Kota Klaten.


 



simak video oleh NET TV KLIK DISINI


jalak suren atau bahasa ilmiah Sturnus contra yang paling popler di Indonesia sendiri ialah jalak suren Jawa (gracupica contra jalla) dan Kalimantan (Gracupica contra floweri). Praktis keduanya mempunyai perbedaan fisik yang sedikit berbeda. Untuk jenis lokal mempunyai ciri-ciri jambul klimis yang bewarna hitam pekat. Jalak suren jawa usia muda biasanya ada beberapa bintik cokelat di paruh dan akan menghilang saat menginjak usia dewasa yang berubah menjadi warna putih gading. Sementara itu untuk jalak suren malaysia pada bulu pada dahinya terdapat warna putih. Berbeda dengan saudaranya, pangkal paruhnya lebih bewarna oranye. Untuk selebihnya, keduanya sama-sama mempunyai bakat kicauan mengagumkan dan bahkan tak jarang digunakan untuk memaster jenis burung penyanyi lain.

Wilayah penyebaran jalak suren yang ada di Indonesia sendiri paling banyak ditemui di pulau Sumatera, Jawa dan Bali. Sementara itu untuk jalak bali kalimantan tentunya paling banyak dijumpai wilayah kalimantan. Di alam liar, jalak suren kerap menyukai tempat-tempat dataran rendah dekat perairan, namun terkadang ia kerap terlihat di perbukitan pada ketinggian 700 meter (dpl). Di habitat aslinya tersebut, biasanya jenis jalak ini memilih pohon-pohon besar berlubang untuk sebagai tempat tinggal dan sekaligus digunakan untuk melahirkan anak-anaknya. Pada masa reproduksi sendiri ia bisa melahirkan sedikitnya 4 hingga 6 butir telur dan dierami selama 14 hari.



hal inilah yang dimanfaatkan oleh para warga didusun JALAK SUREN KLATEN untuk meraup pundi pundi uang. dari 125 kepala keluaraga 86 diantaranya menggantungkan nasib dari berternak burung jalak suren.
adakah kamu membaca dari daerah sini ? kalo iya selamat ya :) maju terus :)
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: